{"id":9066,"date":"2025-02-03T08:23:46","date_gmt":"2025-02-03T01:23:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/?post_type=blog&#038;p=9066"},"modified":"2025-02-03T10:02:03","modified_gmt":"2025-02-03T03:02:03","slug":"memprediksi-job-performance-dari-big-5-personality-menggunakan-machine-learning","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/blog\/memprediksi-job-performance-dari-big-5-personality-menggunakan-machine-learning\/","title":{"rendered":"Memprediksi Job Performance dari Big 5 Personality Menggunakan Machine Learning"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Big 5 Personality<\/em> merupakan <em>framework<\/em> yang diakui secara luas dalam psikologi untuk memahami ciri-ciri kepribadian. <em>Big 5 Personality<\/em> menguraikan lima dimensi kepribadian umum (<em>openness to experience, conscientiousness, extraversion, agreeableness, <\/em>dan<em> neuroticsim<\/em>), yang masing-masing terdiri dari sub-dimensi atau faset yang lebih detail.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"761\" src=\"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rcAsset-46infographic-1024x761.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9078\" srcset=\"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rcAsset-46infographic-1024x761.png 1024w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rcAsset-46infographic-300x223.png 300w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rcAsset-46infographic-768x571.png 768w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rcAsset-46infographic-1536x1141.png 1536w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rcAsset-46infographic-2048x1521.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dimensi dan faset <em>Big 5 Personality<\/em> sering digunakan untuk memprediksi perilaku, sikap, dan kinerja dalam berbagai konteks, termasuk di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian-penelitian sebelumnya telah banyak mengaitkan <em>Big 5 Personality<\/em> dengan <em>job performance<\/em>. Namun, biasanya penelitian-penelitian tersebut menggunakan metode analisis yang tradisional, yaitu analisis regresi. Penelitian terbaru dari Korea Selatan (Song et al., 2025) mencoba memprediksi <em>job performance<\/em> dari <em>Big 5 Personality<\/em> menggunakan <em>machine learning<\/em>. Ada pun algoritma <em>machine learning<\/em> yang diujicobakan pada data dari 1190 karyawan pada penelitian tersebut adalah <em>random forests<\/em>, <em>support vector machines<\/em> (SVM), <em>gradient boosting machines<\/em> (GBM), <em>extreme gradient boosting machines<\/em> (XGBoost), and <em>k-nearest neighbors<\/em> (k-NN). Secara garis besar, hasil penelitian menunjukkan bahwa model-model prediksi <em>machine learning<\/em> sedikit lebih baik dan konsisten jika dibandingkan dengan model prediksi regresi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada pun dimensi <em>Big 5 Personality<\/em> yang paling memprediksi <em>job performance<\/em> dari analisis yang dilakukan pada data karyawan perusahaan farmasi Korea Selatan tersebut adalah<strong> <em>conscientiousness<\/em><\/strong>. Secara spesifik, <em>conscientiousness<\/em> memiliki efek kurvalinear, yaitu level <em>conscientiousness<\/em> sedang dan tinggi memiliki asosiasi dengan <em>job performance<\/em> yang tinggi, tapi level <em>conscientiousness<\/em> yang lebih tinggi tidak meningkatkan <em>job performance <\/em>lebih lanjut. Selanjutnya, dimensi <em><strong>agreeableness<\/strong><\/em> juga menunjukkan pola hampir serupa dengan <em>conscientiousness<\/em>. <em>Agreeableness<\/em> memiliki sedikit efek kurvalinear, yaitu level <em>agreeableness<\/em> sedang cenderung tinggi memiliki asosiasi dengan <em>job performance<\/em> yang tinggi, sedangkan level <em>agreeableness <\/em>yang lebih tinggi tidak menunjukkan adanya penambahan level <em>job performance<\/em>. Dibandingkan dengan <em>conscientiousness<\/em> dan <em>agreeableness<\/em>, ketiga dimensi yang lain (<em>openness to experience<\/em>,<em> extraversion<\/em>, dan<em> neuroticism<\/em>) memiliki korelasi yang cenderung linear dan lebih lemah dalam memprediksi <em>job performance<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/HR-Tech-2-1-1024x576.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9084\" srcset=\"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/HR-Tech-2-1-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/HR-Tech-2-1-300x169.png 300w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/HR-Tech-2-1-768x432.png 768w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/HR-Tech-2-1.png 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p style=\"padding-top:var(--wp--preset--spacing--60)\">Dari temuan-temuan pada penelitian yang dilakukan oleh Song dan kolega, ada setidaknya dua poin praktis yang dapat diterapkan oleh praktisi Human Resource dan People Analytics:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.talentics.id\/assessments\/big-5-personality\">Mengukur <em>Big 5 Personality<\/em><\/a> penting untuk dilakukan sebagai asesmen awal dalam seleksi karyawan. Dimensi <em>Big 5 Personality<\/em> mampu memprediksi <em>job performance <\/em>sehingga dimungkinkan untuk menerapkan batas minimal skor <em>Big 5 Personality<\/em> untuk jabatan atau pekerjaan tertentu. Penting juga untuk memperhatikan faset pada dimensi <em>Big 5 Personality<\/em> karena setiap jabatan atau pekerjaan bisa jadi membutuhkan level faset yang berbeda-beda untuk dapat melakukan tugas-tugas dengan baik.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika dimensi dan faset <em>Big 5 Personality<\/em> telah diukur, maka praktisi Human Resource dan People Analytics dapat membuat model prediksi menggunakan <em>machine learning<\/em> sesuai dengan konteks perusahaan. Ingat, penelitian yang dilakukan oleh Song dan kolega dilakukan pada satu perusahaan pada industri dan di negara yang spesifik. Mungkin saja temuan dan model prediksi pada industri beda di negara lain berbeda. Oleh karena itu, analisis prediktif tersendiri yang spesifik sesuai dengan konteks perusahaan perlu dilakukan supaya dapat menetapkan batas minimal skor <em>Big 5 Personality<\/em> yang lebih akurat dalam seleksi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.talentics.id\/product\/assessment?utm-source=blog\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"256\" src=\"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Banner-1-1-1024x256.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9072\" srcset=\"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Banner-1-1-1024x256.png 1024w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Banner-1-1-300x75.png 300w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Banner-1-1-768x192.png 768w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Banner-1-1-1536x384.png 1536w, https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Banner-1-1.png 1584w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-small-font-size\" style=\"padding-top:var(--wp--preset--spacing--60)\">Referensi utama:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-small-font-size\">Song, Q. C., Oh, I.-S., Kim, Y., &amp; So, C. (2025). Revisiting the nature and strength of the personality\u2013job performance relations: New insights from interpretable machine learning.<em>Journal of Applied Psychology, 110<\/em>(1), 1\u201326. https:\/\/doi.org\/10.1037\/apl0001218<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Big 5 Personality merupakan framework yang diakui secara luas dalam psikologi untuk memahami ciri-ciri kepribadian. Big 5 Personality menguraikan lima dimensi kepribadian umum (openness to experience, conscientiousness, extraversion, agreeableness, dan neuroticsim), yang masing-masing terdiri dari sub-dimensi atau faset yang lebih detail. Dimensi dan faset Big 5 Personality sering digunakan untuk memprediksi perilaku, sikap, dan kinerja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9086,"parent":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","inline_featured_image":false,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}}},"topic":[43],"class_list":["post-9066","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","topic-people-analytics"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/9066","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/9066\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9085,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/9066\/revisions\/9085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9066"}],"wp:term":[{"taxonomy":"topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/topic?post=9066"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}