{"id":2332,"date":"2022-11-30T22:10:00","date_gmt":"2022-11-30T22:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/talentics.id\/resources\/blog\/intern-adalah\/"},"modified":"2022-11-30T22:10:00","modified_gmt":"2022-11-30T22:10:00","slug":"intern-adalah","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/blog\/intern-adalah\/","title":{"rendered":"Pentingnya Internship atau Magang bagi Perusahaan dan Masa Depan Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"<p>Sempat ramai beberapa tahun belakang mengenai pekerja magang atau sekarang lebih dikenal sebagai <em>internship<\/em> di beberapa perushaan yang tidak diberi uang saku sepeserpun. Pemerintah Republik Indonesia juga sekarang sedang gencar melaksanakan program Kampus Merdeka dimana mahasiswa dapat melakukan <em>internship <\/em>di berbagai perusahaan yang melakukan kerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan agar pada saat lulus nanti, mereka telah siap untuk bekerja dan berkontribusi secara lebih secara lebih profesional bersama generasi sebelumnya. Artikel ini akan membahas pengertian, manfaat, peraturan pemerintah, sampai mitos dan fakta seputar <em>internship. <\/em><\/p>\n<h2><a name=\"_6qm27gfozsvm\"><\/a>Apa itu <em>Intenship <\/em>atau Magang?<\/h2>\n<p>Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 6 tahun 2020, magang atau <em>internship <\/em>adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja\/buruh yang lebih berpengalaman, dalam proses produksi barang dan\/atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.<\/p>\n<h2><a name=\"_f5b3jysn0gqz\"><\/a>Manfaat <em>Internship <\/em>atau Magang<\/h2>\n<p>Program yang memang sudah berlangsung sejak lama memiliki banyak manfaat positif baik bagi mahasiswa maupun perushaan. Dilansir dari McKinsey, 87% perushaan diseluruh dunia menyatakan adanya perbedaan yang cukup drastis dari segi kemampuan, cara berkomunikasi, dan <em>office interaction <\/em>pada tenaga kerja profesional dan para <em>fresh graduates<\/em>. Program magang dapat menjadi jembatan penghubung generasi muda dan para praktisi yang telah lama berkecimpung di dunia professional.<\/p>\n<table border=\"1\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"width:624px\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width:312px;\">\n<p align=\"center\"><strong>Manfaat <em>Internship <\/em>bagi Perusahaan<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"width:312px;\">\n<p align=\"center\"><strong>Manfaat <em>Internship <\/em>bagi Mahasiswa<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width:312px;\">\n<ol>\n<li>Bertambahnya <em>manpower <\/em><\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<td style=\"width:312px;\">\n<ol>\n<li>&nbsp;Pengalaman bekerja<\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width:312px;\">\n<ol>\n<li value=\"2\">Terciptanya banyak perspektif baru<\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<td style=\"width:312px;\">\n<p style=\"margin-left: 40px;\">2.&nbsp;&nbsp; Pengembangan <em>skill<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width:312px;\">\n<ol>\n<li value=\"3\">Meningkatkan <em>Employer Branding<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<td style=\"width:312px;\">\n<p style=\"margin-left: 40px;\">3.&nbsp;&nbsp; Perluasan <em>networking <\/em>profesional<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width:312px;\">\n<ol>\n<li value=\"4\"><em>Talent Pool <\/em>yang berkualitas<\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<td style=\"width:312px;\">\n<p style=\"margin-left: 40px;\">4.&nbsp;&nbsp; Uang Saku<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><a name=\"_net9i8vyntyr\"><\/a>5 Mitos dan Fakta seputar Internship atau Magang<\/h2>\n<p>Dengan segala manfaat yang telah disebutkan diatas, bukan berarti proses magang ini tidak memiliki sisi yang sering diperdebatkan. Terdapat beberapa opini yang kurang tepat namun masih dipercaya oleh khalayak yang luas.<\/p>\n<h3><a name=\"_jf87yq6f4u26\"><\/a>1.&nbsp;&nbsp; Mitos: Internship adalah Cara Perusahaan Mendapatkan Tenaga Kerja Murah<\/h3>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Salah satu pendapat miring tentang <em>internship <\/em>adalah asumsi bahwa program ini semata-mata hanyalah efisiensi biaya karena perusahaan tidak perlu membayar gaji para <em>intern <\/em>dengan besaran yang sama seperti pekerja profesioanal pada umunya agar dapat berhemat. Mari kita lihat proses ini melalui <em>helicopter view <\/em>dimana program ini memberi manfaat pada kedaa belah pihak, yakni simbiosis mutualisme antara perusahaan dan mahasiswa\/siswa.<\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Bagi perusahaan, ada manfaat dimana tersedianya tambahan <em>manpower <\/em>pada divisi tertentu untuk membantu pekerjaan. Pun bagi para mahasiswa\/siswa juga mendapatkan manfaat dimana mereka mengetahui dunia kerja lebih awal sehingga lebih siap dan akan lebih muda mendapatkan pekerjaan saat telah lulus nanti. Dilansir dari Tech Jury, menyelesaikan internship sebelum kelulusan mempertinggi kemungkinan mahasiswa\/siswa untuk mendapatkan pekerjaan sampai dengan 85%.<\/p>\n<h3><a name=\"_58jm5ogc8d56\"><\/a>2.&nbsp;&nbsp; Mitos: Internship Tidak Memberikan Pengalaman Kerja yang Sesungguhnya<\/h3>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Menjadi perusahaan yang benar-benar memberikan pengalaman <em>internship <\/em>adalah hal yang perlu diupayakan. Ingatlah bahwa para <em>intern <\/em>mengikuti program magang ini agar mendapat pengalaman dan gambaran dunia kerja yang nyata. Tentunya menjadi asisten pribadi untuk mengerjakan hal-hal administratif atau tidak penting seperti melakukan <em>photocopy <\/em>atau sekedar memesankan kopi tidak pernah menjadi <em>job description <\/em>seorang <em>intern. <\/em><\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Pastikan program <em>internship <\/em>yang ada di perusahaan anda memang mempersiapkan tenaga kerja masa depan menjadi lebih kompeten dan memiliki kapabilitas untuk bekerja sesuai dengan divisi, bidang, keahlian, dan selaras dengan <em>job description <\/em>yang nantinya akan diemban para mahasiswa\/siswa selama magang.<\/p>\n<h3><a name=\"_2nl2k9emdhxv\"><\/a>3.&nbsp;&nbsp; Mitos: <em>Internship <\/em>Tidak Diberi Tunjangan Uang<\/h3>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Ada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2020 tentang penyelenggaraan magang atau <em>internship <\/em>di dalam negeri yang mengatur hak-hak yang didapat oleh mahasiswa\/siswa yang magang. Salah satunya adalah tentang uang saku.<\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Permen No 6 tahun 2020 tidak secara spesifik menentukan minimal gaji yang didapat oleh peserta magang, namun secara tertulis menyatakan bahwa setiap peserta magang berhak atas uang saku.<\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Sangat dianjurkan untuk memberi kompensasi biaya transportasi, makan siang, serta internet untuk para <em>intern <\/em>agar mereka dapat bekerja secara optimal dan fokus melakukan <em>job description <\/em>yang sesuai.<\/p>\n<h3><a name=\"_ootcfu9js5ld\"><\/a>4.&nbsp;&nbsp; Fakta: Selesai Internship Lebih Mudah Mendapatkan Pekerjaan<\/h3>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha, begitupun kerja keras bagi para <em>intern. <\/em>Data yang dipaparkan oleh Tech Jury menyatakan bahwa 70% perusahaan memberikan tawaran memenjadi karyawan permanen kepada para <em>intern <\/em>setelah periode magang selesai.<\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Hal ini bukan tanpa alasan. Pertama, para <em>intern <\/em>telah mengetahui <em>job description <\/em>dan memiliki <em>track record <\/em>dalam bekerja. Kedua, telah terbangun dinamika tim yang membuat para jebolan <em>intern <\/em>pastinya dapat berkolaborasi dan tahu budaya perusahaan dan kebiasaan-kebiasaan tim. Terakhir, <em>effort <\/em>biaya dan waktu dapat dipangkas dibandingkan mencari karyawan baru dari awal proses rekrutmen.<\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\"><meta charset=\"utf-8\" \/><strong id=\"docs-internal-guid-767f51eb-7fff-1bbe-7c7c-7ccfeb09c854\">Baca juga:<a href=\"https:\/\/talentics.id\/blog\/talentics\/recruitment-and-employer-branding\/kupas-tuntas-budaya-perusahaan-dalam-menghadapi-ketidakpastian-ekonomi-2023\"> Kupas Tuntas Budaya Perusahaan dalam Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi 2023<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Tak terbatas pada bekerja di perushaan yang sama, murid-murid yang telah lulus dan memiliki pengalam magang memiliki kesempatan mendapatkan <em>offer letter 16% <\/em>lebih banyak dibanding rekan-rekannya yang belum pernah mengikuti program magang sama sekali.<\/p>\n<h3><a name=\"_jh8c656bxelu\"><\/a>5.&nbsp;&nbsp; Fakta: Internship Memiliki Batas Waktu<\/h3>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Kembali pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2020 yang mengatur segala ihwal tentang proses permagangan. Tidak ada periode batas minimal namun paling lama proses magang dilakukan adalah selama 12 bulan.<\/p>\n<p style=\"margin-left:36.0pt;\">Pada pelaksanaannya 3-6 bulan dirasa cukup karena para siswa\/mahasiswa perlu melakukan adaptasi namun tetap perlu menyelesaikan studi mereka sebagai kewajibam utama.<\/p>\n<p>Gunakan <em>Test Assesment <\/em>dari <a href=\"http:\/\/talentics.id\/\">Talentics.id<\/a> Apabila perusahaan anda hendak mencari <em>intern <\/em>namun masih bingung bagaimana cara menyaring <em>intern <\/em>yang berkualitas dan memiliki skill-set spesifik sesuai dengan posisinya masing-masing.<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/klinik\/a\/apakah-magang-digaji-lt50c9bc71e2237\">HukumOnline<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.mckinsey.com\/featured-insights\/coronavirus-leading-through-the-crisis\/charting-the-path-to-the-next-normal\/mind-the-skills-gap\">McKinsey<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/techjury.net\/blog\/internship-statistics\/#gref\">Tech Jury<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.shrm.org\/blog\/let-s-get-it-straight-busting-common-myths-about-modern-apprenticeships\">Society for Human Resource Management<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembahasan Internsip: pengertian, manfaat, peraturan pemerintah, sampai mitos dan fakta seputar magang.<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2333,"parent":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","inline_featured_image":false,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}}},"topic":[46],"class_list":["post-2332","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","topic-recruitment-and-employer-branding"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/2332","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/blog\/2332\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.talentics.id\/resources\/wp-json\/wp\/v2\/topic?post=2332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}